MATERI BPI AKBAR 2025
Ustadzah Dr. Ari Aji Astuti, M.Pd
MASA REMAJA RASULULLAH SAW ( Menyiapkan Keturunan yang Memiliki Kepribadian yang Kuat seperti Rasulullah SAW Muda)
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
“Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab [33] :21)
PENGAKUAN
- Hart berkata, ” Ia (Muhammad SAW) adalah satu-satunya manusia yang berhasil meraih kesuksesan luar biasa, baik dalam hal agama maupun duniawi.”
- Nabi Muhammad SAW tak hanya dikenal sebagai pemimpin umat Islam, tapi beliau juga dikenal sebagai seorang pedagang terjujur, pemimpin militer terhebat, pejuang kemanusiaan tergigih yang pernah ada, dan ia adalah seorang suri teladan bagi manusia
- Nabi Muhammad SAW adalah salah satu tokoh yang membangkitkan peradaban besar di dunia
MASA REMAJA RASULULLAH SAW
- Remaja merupakan kelompok usia 12-24 tahun (WHO), usia 10-19 tahun (Menkes RI 2010) :
- Remaja awal, yakni usia 10-14 tahun
- Remaja pertengangahan, yakni usia 15-16 tahun
- Remaja akhir, yakni usia 17-20 tahun
- Usia remaja ditandai dengan perubahan pesat dalam berbagai aspek (fisik, psikologis, dan sosial)
- Rasulullah disaat remaja menjadi pribadi yang terjaga, Allah SWT senantiasa menjaga mata dan telinga Rasulullah SAW agar tidak bisa menikmati hal-hal yang dapat membuat terlena pada hal yang bersifat duniawi
- Memiliki sifat-sifat yang mulia
وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ
“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur” (QS. Al Qalam (68) : 4)
- Diusia remaja Rasulullah sudah dipercaya untuk menjadi penggembala kambing
dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Tidaklah Allah mengutus seorang nabipun kecuali dia pernah menggembala kambing.” Para sahabat beliau bertanya, “Apakah engkau juga?” Nabi menjawab, “Iya. Aku pernah menggembala kambing milik penduduk Makkah dengan upah beberapa qirath” ( HR Bukhari : 2262)
Pada usia 12 tahun Rasulullah SAW sudah ikut dengan pamannya untuk berdagang ke negeri syam, pada saat perjalanan awan selalu menaunginya sehingga kafilah dagang Rasulullah tidak kepanasan. Begitu sampai di Negeri Syam, bertemulah dengan Pendeta Buhairah yang langsung mengenal tanda tanda kenabian yang ada pada diri Rasulullah SAW dan langsung menyuruh pamannya untuk membawanya pulang.
MASA REMAJA RASULULLAH SAW
- Pada usia 15 tahun, beliau ikut oerang bersama dengan pamannya Abu Thalib dalam perang Fijar di Nakhlan antara Mekah dan Madinah.
- Perang Fijar adalah perang yang terjadi antara Bani Kinanah dengan Kaum Quraisy.
- Karena usiaRasulullah saat itu masih terlalu muda maka tugasnya adalah mengumpulkan anak panah musuh yang meleset dan digunakan untuk menyerang balik.
- Setelah Perang Fijar, tata hukum di Kota Mekah menjadi berantakan dan tidak benar, karena Abdul Muthalib wafat sehingga terjadilah kesewenang-wenangan di Mekkah.
- Bani Sahm mengambil barang dagangan milik seorang pedagang dari Yaman di Zabid tanpa membayarnya.
- Mereka membuat kesepakatan perjanjian kehormatan yang disebut Hilful Fudhul yakni kesepakatan para pemuka di Mekah, termasuk Muhammad muda, yang terjadi pada abad ke-7 sebelum masa kenabian. Kesepakatan ini diadakan untuk menjaga ketertiban dan keadilan dalam perdagangan serta melindungi setiap orang baik orang Mekah maupun orang asing.
- Pada usia 15 atau 17 tahun, Rasulullah SAW sudah mampu memimpin kafilah dagangnya sendiri untuk berdagang keluar negeri dibantu dengan budaknya Maisarah.
Pengaruh Masa Remaja Rasulullah SAW terhadap Kepemimpinan
- Membentuk karakter dan kepribadian yang kuat
- Mengembangkan keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan dalam kepemimpinan
- Menunjukkan pentingnya memiliki akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari
Teladan Rasulullah SAW bagi Remaja Masa Kini
- Meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari dimulai dari kehidupan dirumah, dilingkungan sekitar dan disekolah
- Mengembangkan keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan
- Menunjukkan pentingnya memiliki iman dan taqwa dalam menghadapi tantangan
- قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللّٰهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
“Katakanlah (Nabi Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Ali Imran [3] :31)
